Sen. Agu 15th, 2022

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Cina mengatakan, Amerika Serikat harus segera menghentikan penjarahan terhadap aset-aset nasional Suriah, dan mencabut sanksi sepihak terhadap negara itu.

Wang Wenbin, Rabu (20/7/2022) dalam jumpa pers mingguannya ditanya wartawan surat kabar Beijing Daily terkait pasukan AS yang baru-baru ini kembali menjarah minyak Suriah.

Ia menjawab, “Pasukan AS masih menduduki ladang-ladang minyak utama Suriah, dan wilayah-wilayah produsen gandum di negara itu, perilaku pasukan AS ini adalah perampokan lintas-batas.”

Menurut Jubir Kemenlu Cina, perampokan aset-aset Suriah oleh pasukan AS, telah memperburuk krisis kemanusiaan. Warga Suriah marah karena AS datang hanya untuk mengeruk keuntungan pribadi, dan akan meninggalkan Suriah ketika asetnya sudah dikeruk habis. Orang-orang Suriah mengatakan kehadiran AS di negara mereka adalah terorisme.

“AS mengklaim memiliki pembatasan tertinggi di bidang hak asasi manusia, dan supremasi hukum. Tapi apa yang mereka lakukan di Suriah, menjadi bukti nyata yang menunjukan bahwa AS tidak mematuhi keduanya,” pungkas Wenbin.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.