Sen. Agu 15th, 2022

Sampai saat ini Nasdem belum memutuskan figur tunggal untuk diusung dalam pilpres 2024, berdasarkan hasil rakernas Nasdem telah menominasikan tiga nama yang akan diusung sebagai capres, nantinya salah satu diantara tiga figur tersebut akan ditetapkan oleh partai sebagai capres tinggal.

Koordinator Presidium Demokrasiana Institute yang juga Pengamat Kebijakan Publik, Zaenal Abidin Riam, memandang langkah Nasdem untuk tidak terburu-buru menetapkan satu nama capres merupakan bagian dari langkah partai yang masih menganalisa arah politik 2024, termasuk penjajakan untuk membangun koalisi.

Zaenal menilai ketiga nama yang telah diputuskan dalam Rakernas Nasdem yakni Anies Baswedan, Andika Perkasa dan Ganjar Pranowo masing-masing memiliki peluang untuk diusung oleh Nasdem.

“Anies Baswedan memang paling banyak diusulkan oleh DPW Nasdem, secara historis Anies juga memiliki kedekatan dengan Nasdem, Anies merupakan salah satu pendiri ormas Nasdem, belakangan ini dalam beberapa kesempatan Anies kerap diundang dalam acara Nasdem, publik membaca ini sebagai isyarat politik, akan tetapi politik selalu dinamis, dua kandidat lainnya juga tetap punya peluang” jelas Zaenal dalam keterangan yang disampaikannya di Jakarta, Minggu (26/6).

Lebih lanjut Zaenal Abidin Riam mengungkapkan munculnya nama Andika Perkasa sebagai salah satu capres Nasdem juga patut diperhitungkan.

“Andika Perkasa juga layak diperhitungkan sebagai kandidat capres, meskipun secara elektabilitas Andika Perkasa tidak semoncer Anies dan Ganjar, namun Andika merupakan pejabat publik yang relatif mampu mengkapitalisasi posisinya sebagai panglima TNI untuk semakin dikenal publik, dari sisi histori sudah ada figur militer yang pernah terpilih sebagai presiden lewat pemilihan langsung” terang Zaenal.

Terkait Ganjar Pranowo, menurut Zaenal Abidin Riam tak bisa dipungkiri Ganjar merupakan salah satu kandidat capres yang populer, hanya saja saat ini sedang mengalami perang batin.

“Tentu Ganjar populer dan punya peluang diusung Nasdem, hanya saja Ganjar saat ini sedang berhitung dengan cermat apakah memilih maju lewat jalur partai lain atau tetap berharap ke PDIP, mengingat sejauh ini PDIP masih kukuh mengusung Puan Maharani sebagai capres” ungkap Zaenal.

Setelah Rakernas Nasdem yang digelar di JCC, para kader partai besutan Surya Paloh tersebut masih harap harap cemas menunggu keputusan ketua umum tentang nama siapa yang akan ditetapkan secara tunggal sebagai capres, Nasdem nampak sedang memainkan political marketing dengan “menjual” tiga nama yang bisa dijadikan sebagai daya tawar negosiasi politik.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.