Sel. Jun 28th, 2022

Kementerian Pertahanan Taiwan mengumumkan dimulainya kembali skuadron penerbangan Cina di zona udara pulau itu.

Beijing menganggap Taiwan bagian dari Cina, dan menilai tindakan AS menjual senjata ke Taiwan sebagai pelanggaran terhadap kedaulatannya yang bertentangan dengan kebijakan “Satu Cina”.

Kementerian Pertahanan Taiwan hari Rabu (22/6/2022) mengumumkan bahwa Cina menggunakan jet tempur G-16, sejumlah jet peringatan cepat dan pesawat anti-kapal selam dalam misi udaranya kemarin.

Di tengah ketegangan antara Cina dan Taiwan, jet tempur Cina secara teratur menantang sistem radar dan zona pengintaian pertahanan Taiwan

Amerika Serikat bermaksud menggunakan Taiwan sebagai kartu untuk menekan Cina, tetapi pejabat Beijing mengatakan mereka tidak akan terintimidasi oleh ancaman tersebut.

Cina menyalahkan kebijakan konfrontatif Washington untuk meningkatkan ketegangan di Asia Timur dan meminta Amerika Serikat untuk mengakhiri ketegangan.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.